mencari sesuatu pengetahuan

Mencari Suatu Pengetahuan

Rasulullah SAW bersabda : “Barangsiapa melalui suatu jalan untuk mencari suatu pengetahuan (agama), Allah SWT akan memudahkan baginya jalan menuju surga”.

(HR. Bukhari)

dirikanlah shollat

Ayo Dirikan Sholat !

Rasulullah SAW bersabda : “Sholat itu tiang agama barang siapa mendirikan sholat berarti ia telah mendirikan agama, dan barang siapa meninggalkan sholat berarti ia telah menghancurkan agama”.

(HR. Baihaqi)

Rahasia agar bisnis cepat sukses

Anda memiliki ide bagus bisnis dan bermimpi menjadi sukses hanya dalam beberapa tahun? Apakah mungkin? Tentu, semua mimpi dapat diwujudkan. Berikut rahasia sukses memulai bisnis agar cepat mendulang kesuksesan.

Mencari peluang
Saat ingin memulai bisnis, mulailah dengan bertanya pada diri sendiri, “Apa yang kurang?” Saat memulai bisnis kita harus melihat bahwa meskipun sudah ada jenis usaha yang telah buka namun masih ada kelemahan, kita bisa masuk ke celah tersebut.

Mengetahui target pembeli
Siapa pelanggannya dan apa yang mereka butuhkan? Setelah Anda mampu mengidentifikasi siapa pelanggan Anda, baru Anda bisa memilih barang atau jasa yang mampu memenuhi kebutuhan mereka.  Al

Ikuti insting Anda
Anda harus benar-benar yakin dengan usaha yang akan Anda jalankan. Meski dimulai di saat kondisi ekonomi tidak terlalu baik Anda harus selalu maju.

Jadi yang pertama
Menjadi yang pertama di pasar adalah kunci keberhasilan mereka. Bahwa yang pertama muncul di pasar sering berhasil, kedua dan ketiga biasanya hanya bertahan hidup, tapi sisanya perusahaan berkelahi habis-habisan di pasar buat meraih untung. Jika Anda memiliki ide bagus, terutama yang belum pernah dilakukan sebelumnya, pastikan bahwa Anda bekerja keras untuk meluncurkan sesegera mungkin.

Mencari mitra yang sehati 
Penting untuk memperkerjakan orang penuh penuh gairah, inspirasi dan pintar.

Trik mengubah hobi jadi bisnis

Menikmati hobi setelah beraktivitas memang menjadi waktu yang ditunggu-tunggu. Melukis pada akhir pekan atau melakukan hobi fotografi pada waktu senggang menjadi kegiatan yang dapat menghilangkan penat setelah bekerja.

Kadang terlintas di pikiran jika hobi Anda bisa menjadi pekerjaan sehari-hari, tentunya akan sangat menyenangkan. Namun sayang, tak semua orang beruntung mendapatkan kesempatan itu. Ada saja aral melintang untuk dapatkan pekerjaan yang sesuai dengan hobi atau passion.

Lantas, bukan berarti Anda harus menyerah! Di Kanada contohnya, banyak pensiunan yang mulai menjadikan hobi menjadi pekerjaan baru.

Menurut British Columbia Women’s Enterprise Centre (BCWEC), pada usia pensiun (di atas 45 tahun), banyak para perempuan yang kembali menekuni hobi, seperti menjahit atau membuat kue, lalu mulai menjadikannya bisnis kecil-kecilan. Malah, tidak jarang, banyak di antara mereka yang menjadikan hobi tersebut sebagai mata pencaharian.

Memang tidak ada kata terlambat untuk mencoba berbisnis. Apalagi, jika memiliki waktu senggang dan modal yang cukup. Siapapun Anda, baik pensiunan hingga fresh graduate, sebelum memutuskan untuk memulai bisnis dari hobi, ada baiknya simak terlebih dahulu tips di bawah ini:

1. Kenali pasar Anda

Sebelum memulai bisnis baru, ada baiknya Anda mencari tahu seperti apa target pasar bisnis yang akan dijalankan. Apakah pasar sasaran tersebut ada? Jika Anda tidak melakukannya, modal bisnis yang telah dikeluarkan bisa jadi akan sia-sia.

Karenanya, menurut Sandra Altner, CEO dari Women’s Enterprise Centre of Manitoba,  mulailah riset Anda dengan melakukan hal berikut:

Sekecil atau sebesar apapun bisnis Anda, membuat rencana bisnis sangatlah penting. Selain bisa mengenal pasar sasaran, Anda pun jadi  tahu siapakah yang menjadi kompetitor bisnis dan akhirnya dapat menentukan harga jual yang cocok serta bersaing.

Walaupun Anda sudah tahu skill mengolah hobi Anda, belum tentu Anda tahu tentang mengelola sebuah bisnis. Nah, jika Anda belum punya dasar mengelolanya, ada baiknya Anda mengikuti kursus singkat tentang bisnis atau berkonsultasi dengan pebisnis yang sudah sukses.

2. Peka dan cermat melihat peluang

Bersiaplah untuk bertemu dengan pasang surut dunia bisnis. Apa yang terjadi di sekeliling seperti harga BBM dan sembako yang naik atau turun, bisa memberikan efek terhadap bisnis yang sedang Anda jalankan. Karenanya, Anda harus sadar akan hal itu!

Apalagi, kondisi keuangan bisnis akan sangat dipengaruhi oleh beberapa hal tersebut.

Brian Dougherty, seorang pensiunan yang memulai bisnis fotografi menyarankan para pebisnis untuk selalu membuat investasi kecil di luar bisnis yang menjadi fokus utama, sehingga bisa saling menopang kelancaran dari bisnis yang dijalankan.

3. Jangan terburu-buru

Karena pada awalnya Andalah yang akan menjalankan bisnis, cermatilah perihal waktu. Jangan langsung paksakan diri untuk mencari keutungan sebanyak-banyaknya dengan mengambil order pekerjaan yang akan sangat menyita waktu pada saat bisnis Anda baru saja dimulai.

Altner menambahkan, sebagai permulaan, pilihlah pekerjaan atau orderan yang ringan-ringan saja. Janganlah membuat bisnis baru sesibuk pekerjaan lama Anda. Apalagi masih banyak hal-hal yang harus Anda pelajari terlebih dahulu.

Bagaimana, apakah Anda berencana untuk memulai bisnis yang merupakan hobi? Atau malah sudah ada yang memulai?

Memasuki musim hujan, caba bisnis ini.

Fenomena musim penghujan bisa dimanfaatkan untuk mengais rupiah yang hasilnya cukup memuaskan . Jika anda seorang yang ulet dan gigih menjalankan semua karir usaha , maka jangan sia-siakan musim penghujan yang sedang terjadi.

Meskipun ini bisnis musiman, namun jika anda mampu memaksimalkan peluang dengan jangka waktu kurang lebih enam bulanan ini, tentu keuntungan anda bisa berlipat-lipat. Dan keuntungan yang besar ini bisa menutup pengeluran Anda saat musim hujan berganti atau bisa Anda gunakan untuk berbisnis yang lain sambil menunggu musim berganti lagi. Lalu apa saja bisnis yang menguntungkan di saat musim hujan? Berikut ulasannya.

1. Bisnis Jasa Cuci Kendaraan
Pada musim penghujan, umumnya bisnis jasa cuci kendaraan akan memperoleh omzetnya yang berlipat-lipat dan yang paling besar. Bagaimana tidak, musim hujan yang membuat kendaraan cepat kotor karena air hujan yang membekas atau karena jalanan yang tergenang dan becek, membuat orang-orang akan enggan dan malas untuk berkali-kali membersihkan kendaraanya. Maka solusinya ia akan mencari tempat yang bisa membersihkan kendaraannya meski ia harus mengeluarkan uang sebagai balas jasanya.

Nah disinilah peluang besarnya. Sebenarnya jasa cuci kendaraan ini sudah mulai marak, malah ada beberapa jasa pencucian yang melancarkan beragam strategi seperti garansi cuci gratis jika kendaraan pelanggannya kotor dalam 3 hari. Tentu saja ini adalah sebuah tantangan, namun jika anda berminat, maka anda harus segera bergerak, karena waktu musim penghujan ini juga tak lama.

2. Bisnis Perlengkapan Kendaraan
Beberapa toko perlengkapan kendaraan juga banyak diserbu oleh para pemilik kendaraan setiap musim hujan tiba. Saat musim hujan, mereka membutuhkan perlengkapan yang bisa mendukung aktivitasnya saat berkendara meski dalam situasi hujan. Beberapa perlengkapan yang laris saat musim hujan itu seperti jas hujan, kanebo, sepatu boat, busi, karet wiper, dan lain sebagainya.

Perlengkapan inilah yang seringkali dicari orang saat musim hujan tiba. Maka jika Anda memiliki dana cukup dan memiliki link untuk agen dan distibutor untuk perlengkapan-perlengakapan tadi, tak ada salahnya Anda coba untuk mulai berbisnis perlengkapan kendaraan.

3. Bisnis Jasa Transportasi
Hujan akan seringkali membuat orang keluar rumah untuk bepergian. Namun orang akan mencari berbagai cara untuk keluar rumah saat hujan jika ia punya acara yang penting diluar sana. Umumnya orang akan mencari transportasi yang bisa melindungi mereka dari hujan. Maka omzet jasa transportasi umum saat musim hujan biasanya melesat jauh lebih besar daripada bukan musim hujan. Ini tentu peluang bagus buat yang ingin membuka bisnis saat musim hujan.

Meski pelaku jasa transportasi ini sudah cukup banyak dan artinya tingkat persaingan cukup ketat, namun Anda bisa berbuat lebih dari pesaing anda seperti dengan membuat jasa panggilan atau antar-jemput pada pelanggan anda. Memang bisnis ini membutuhkan modal yang cukup besar, namun jika Anda punya strategi dan pengelolaan yang baik Anda bisa membuat bisnis eksis sampai kapan pun.

4. Bisnis Pakaian Hangat
Musim penghujan yang seringkali membuat suhu udara menjadi lebih dingin, membuat orang lebih nyaman mengenakan pakaian yang lebih hangat. Maka biasanya produk pakaian hangat dan asesorisnya seperti sweater, jaket, syal dan penutup kepala akan sering kali muncul dan marak dikenakan disaat musim penghujan seperti sekarang. Jika anda memang memiliki passion dibidang fashion, maka tak ada salahnya ada bisa membuka usaha pakaian hangat dan asesorisnya saat musim penghujan seperti sekarang ini.

5. Bisnis Kuliner Hangat
Musim hujan yang dingin seringkali membuat kita juga merasa kedinginan. Tubuh yang kedinginan ini tentu membutuhkan asupan yang hangat agar bisa menyesuaikan diri dengan lingkungan yang dingin. Maka pada musim penghujan umumnya kuliner yang menyajikan menu-menu yang hangat akan laris manis diserbu pembeli.

Aneka kuliner hangat yang bisa anda jadikan bisnis antara lain bajigur, sekoteng, wedang jahe, STMJ (Susu, Telor, Madu, Jahe), jagung bakar, soto, bakso dan lain sebagainya. Umumnya aneka kuliner hangat ini laris saat malam hari, dimana suhu udaranya yang semakin dingin.

Jangan merasa tua untuk memulai bisnis


Anda berpikir telah melewati usia emas Anda? Pikirkan lagi. Sebuah konferensi baru mendorong orang yang berusia lebih dari 50 untuk menjadi pengusaha.

Silicon Valley memuja anak-anak emasnya. Sangat mudah untuk melihat kesuksesan Mark Zuckerberg dan Jack Dorseys. Dunia menganggap bahwa usia muda merupakan suatu keharusan, atau setidaknya syarat utama ketika memulai bisnis .

Namun, menurut indeks tahunan Kauffman Foundation, tingkat bisnis baru yang dimulai oleh pengusaha berusia antara 20 dan 34 sebenarnya telah jatuh dalam beberapa tahun terakhir. Sementara itu, jumlah usaha yang dibuat oleh pengusaha tua berusia antara 55 dan 64 meningkat drastis. Pada tahun 1996, hanya 14,3 persen dari pengusaha baru yang lebih tua dari 55. Pada 2012, jumlah itu meningkat menjadi 23,4 persen .

Sekarang ada sebuah konferensi khusus menargetkan pengusaha baru berusia tua. Baru-baru ini, lembaga non-profit Center for Productive Longevity meluncurkan konferensi nasional di Washington DC untuk mempromosikan kewirausahaan kepada orang-orang yang berusia 50. Acara ini merupakan gagasan Bill Zinke (86 tahun) yang sebelumnya mendirikan dan mengelola sebuah perusahaan konsultan manajemen yang berfokus pada isu-isu yang timbul dengan pekerja yang lebih tua. Sekitar tahun 2007, ia mulai berpikir tentang cara-cara untuk mendorong pertumbuhan populasi manula untuk tetap tetap produktif. Berdasarkan pada pengalamannya sendiri, ia percaya kewirausahaan adalah cocok sangat baik untuk generasi yang lebih tua.

“Orang tua memiliki sesuatu yang orang-orang muda tidak punya: yaitu pengalaman, keahlian, penilaian, dan kinerja,” katanya seperti dilansir Inc.com.

“Itulah mengapa orang tua yang menciptakan bisnis baru memiliki tingkat keberhasilan yang lebih tinggi.”

Dalam beberapa tahun terakhir, ekonomi telah bergeser dari industri untuk berbasis pengetahuan . Orang tua dapat terus bekerja dengan baik di usia 60-an, 70-an, dan 80-an, “Kurasa saya contoh. Dan saya tidak berpikir saya sebuah keajaiban anatomi. Saya hanya mencerminkan realitas perubahan demografis di Amerika.

11 langkah awal memulai bisnis

Punya bisnis sendiri rasanya memang menyenangkan. Apalagi jika berhasil meraih sukses. Usaha dan kerja keras kita membangun bisnis, terbayar impas. Namun, butuh persiapan matang untuk memulai bisnis sendiri. Agar tak salah langkah, perhatikan 11 langkah awal memulai bisnis berikut:

1.Tentukan ide usaha
Sesuaikan usaha yang akan dibuka dengan kemampuan, minat dan bakat yang Anda miliki. Namun, tentu dengan tetap memerhatikan selera pasar dan peluang yang ada. Misalnya dengan menjual sesuatu yang belum pernah ada di lingkungan Anda, sehingga terkesan unik dan menarik.

2.Menganalisa jenis usaha
Pastikan bisnis yang didirikan adalah jenis usaha yang Anda minati. Sehingga Anda tak setengah hati menjalankannya dan akan semakin baik, jika didukung dengan pengetahuan dan pengalaman Anda di bidang tersebut. Dan jangan lupa, lakukan analisis Break Event Point untuk menentukan potensi yang ada dalam jenis usaha Anda.

3.Ciptakan visi dan misi usaha
Sebuah usaha harus mempunyai visi dan misi yang jelas, sehingga tujuan dan langkah usaha tersebut dapat terstruktur dengan baik untuk menunjang pengembangan usaha yang dibangun.

4.Siapkan modal
Modal merupakan faktor penting dalam memulai usaha sendiri. Modal bisa didapat dari, modal sendiri dari hasil menabung, mencari modal dari investor, atau meminjan uang dari bank, dan sistem partnership. Oya, jika modal belum cukup dan tak ingin berhutang, Anda bisa juga memulai bisnis tanpa modal dengan menjadi reseller (pengecer) suatu produk.

5.Hemat pengeluaran
Hindari menghabiskan modal untuk hal-hal yang tidak terlalu perlu, seperti interior mewah. Ada Mempercantik tempat bisnis Anda memang perlu untuk menarik perhatian customer, tapi perlu diingat, ada kebutuhan biaya lain yang harus Anda keluarkan, misalnya membayar gaji pegawai dan membayar sewa tempat.

6.Mulai wujudkan
Sebaik apapun ide usaha yang Anda punya, tidak akan pernah menjadi usaha yang sukses jika tidak pernah diwujudkan. Mulailah segera usaha yang telah Anda rencanakan, dengan penuh keyakinan dan ketekunan.

7.Selalu belajar 
Tak perlu gengsi untuk belajar dan mengamati pengusaha yang telah sukses dengan bidang yang sama. Selain itu,  perdalam pengetahuan mengenai semua hal yang berhubungan dengan bisnis yang dijalankan, agar produk Anda bisa lebih inovatif.

8.Hadapi hambatan dan kegagalan
Membangun sebuah usaha hingga sukses tidaklah mudah, adanya hambatan serta risiko kegagalan bisa terjadi kapan saja. Tetaplah semangat dan positive thinking, selama Anda menjalankan bisnis dengan cara yang baik tentu akan selalu ada solusi dari setiap masalah.

9.Perluas networking Anda
Networking sangat penting untuk kemajuan bisnis. Anda bisa bergabung dengan komunitas yang terkait dengan jenis usaha Anda. Hal ini juga membuka kesempatan promo bisnis Anda dilakukan dengan cara words of mouth

10.Promosi
Tentukan strategi promosi yang akan dilakukan untuk mengenalkan produk atau bisnis Anda pada customer. Kini, jejaring sosial bisa menjadi pilihan media yang cepat dan tepat sasaran, dan gratis, sehingga bisa menghemat pengeluaran Anda.

11.Legalkan bisnis
Jadikan usaha Anda sebagai usaha yang legal dan diakui secara hukum. Langkah awal tentukan struktur hukum, pilih nama untuk bisnis Anda, setelah itu daftarkan nama usaha Anda kepada Ditjen Hak Kekayaan Intelektual sebagai merek dagang resmi dan sah di mata hukum, sehingga Anda bisa dijalankan dengan aman dan nyaman.