Tanda bisnis anda disukai konsumen

Dalam bisnis, Anda tentu mengejar keuntungan usaha. Perlu ada strategi khusus agar keuntungan yang Anda kejar bisa maksimal.

Salah satu yang harus menjadi fokus perhatian Anda dalam mengejar keuntungan tersebut adalah konsumen. Seberapa pun bagus produk yang Anda miliki, jika tidak dilirik konsumen, maka akan sia-sia.

Ada tiga ciri yang menjadi tanda bahwa Anda sudah mampu melayani konsumen dengan baik.

Repeat order
Mendapat pelanggan baru itu bagus. Tetapi lebih bagus lagi jika pelanggan baru itu melakukan pembelian kedua, ketiga dan seterusnya. Artinya, saat Anda mendapatkan pelanggan baru, carilah jalan agar mereka datang kembali untuk melakukan transaksi berikutnya. Memberikan sedikit diskon bisa dicoba.

Transaksi meningkat
Anda bisa dikatakan mampu melayani konsumen dengan baik, jika pada transaksi berikutnya, mereka menaikkan jumlah pembelian. Misal, pada kunjungan pertama hanya berbelanja sebesar Rp100.000, pada kunjungan berikutnya menjadi Rp200.000.

Rekomendasi
Pepatah “tidak puas beri tahu kami, jika Anda puas beri tahu teman” yang sering kita baca di warung makan ada benarnya. Saat pelanggan Anda membawa pelanggan baru ke tempat usaha Anda, itu berarti mereka sudah menjadi perpanjangan tangan bisnis Anda. Jaga hubungan baik tersebut dan jadikan mereka sebagai media promosi gratis. (

Iklan

3 jurus memenangkan kompetisi bisnis

Jangan Anda kira membuka toko sembako atau jualan pulsa sangatlah mudah. Persaingan di bisnis tersebut cukuplah ketat. Tanpa strategi matang, sebagai pendatang baru Anda bisa cepat kalah dan ditinggalkan pembeli.

Dalam bisnis selalu ada pesaingan. Anda bisa mengatur strategi sepintar mungkin agar memenangkan persaingan. Berikut beberapa strategi yang bisa Anda terapkan:

Strategi promosi yang tepat
Betapa pun bagusnya produk yang Anda jual, tidak akan mendatangkan konsumen, jika Anda tidak melakukan promosi dengan benar. Memberikan potongan harga yang menarik adalah salah satu kiat promosi yang manjur.

Amati kompetitor 
Jika Anda merupakan pemain baru di bisnis yang Anda geluti, ambilah contoh baik dari para pesaing Anda. Dari contoh itu, Anda bisa berkreasi untuk membuatnya menjadi lebih baik lagi.

Jaga hubungan dengan konsumen
Konsumen adalah sumber penghasilan Anda. Menjaga hubungan baik dengan konsumen seringkali dilupakan oleh pebisnis. Apalagi, jika sudah merasa memiliki banyak konsumen. Tanamkan rasa persaudaraan dengan konsumen Anda dan tularkan kepada karyawan Anda. 

4 strategi supaya bisnis anda maksimal

Membangun usaha sendiri membutuhkan perjuangan dan pengorbanan untuk meraih kesuksesan. Pastikan, Anda mencintai apa yang Anda kerjakan. Berikut empat tips yang dapat Anda lakukan agar bisnis Anda maksimal:

1. Temukan gairah bidang usaha Anda
Jangan pedulikan apa pun bidang usaha Anda. Anda harus memiliki passion dalam mengerjakan hal tersebut. Pada dasarnya, saat seseorang terjun untuk berbisnis, maka orang tersebut “menikah” dengan bisnis yang ia ciptakan. Hai ini ni penting. Jika tidak ada gairah, Anda akan lelah. Anda harus mencintai apa yang Anda lakukan, karena dibutuhkan kerja keras.

2. Tulis semua rencana
Tulislah rencana bisnis dengan berbagai kemungkinan baik dan buruk. Tidak semua rencana bisnis tersebut dapat Anda jalankan, tapi pilih yang terbaik. Model bisnis dapat membantu usaha Anda untuk tumbuh.

3. Kelola uang dengan benar
Kelola sendiri uang Anda dengan benar. Jangan menaruh seluruh uang Anda di satu investasi. Taruh secukupnya untuk menjalankan usaha dan simpan sisa uang Anda guna menangkal risiko yang terjadi.

4. Mintalah bantuan
Membangun sebuah usaha tidak akan bisa sendiri, tetap akan membutuhkan bantuan orang lain. Buatlah tim penasihat Anda dan pertimbangkan masukan dari mereka. Masukan dari penasihat akan menambah pengalaman 

10 Strategi sukses berbisnis

Ingin bisa berdikari dan memulai usaha sendiri? Harus diingat bahwa memulai usaha sendiri butuh kerja keras dan bisa jadi akan memerlukan waktu lama hingga akhirnya ada pemasukan. Perlu strategi yang jitu agar upaya wirausaha Anda tersebut berhasil, juga meminimalisir kegagalan. Berikut adalah strategi-strategi yang dikumpulkan oleh Renee Martin, penulis “The Risk Takers: 16 Women and Men Share Their Entrepreneurial Strategies for Success” dari para pengusaha-pengusaha yang berhasil.

1. Mencari pasar khusus yang belum tergarap
Identifikasikan sebuah pangsa pasar khusus (niche market) yang kebutuhan utamanya belum terpenuhi oleh kompetitor. Bangun sebuah spesialisasi yang Anda tahu merupakan keunggulan dari perusahaan Anda. Ingatlah, bahwa bahkan sebuah perusahaan besar dan bertaraf internasional pun tak bisa memuaskan semua orang. Banyak pasar khusus yang seringkali tak tergarap karena dianggap terlalu kecil.

2. Peka terhadap tren terbaru berani memulai
Carilah kebutuhan dan keinginan terbaru dari para konsumen yang tumbuh dari perubahan tren di segi kultural, ekonomi, teknologi yang menjadi sinyal kesempatan pasar baru. Bertindaklah dengan cepat, jangan menunda terlalu lama.

3. Lakukan!
Berhenti membuat alasan-alasan. Waktu paling “sempurna” untuk meluncurkan bisnis takkan pernah bisa diprediksi secara tepat dan pasti. Jangan biarkan para bakal calon kompetitor mencuri start dari bisnis yang sebenarnya bisa Anda mulai terlebih dulu. Mulailah bergerak. Ciptakan gol-gol pendek dan deadline yang membawa Anda lebih dekat untuk membuka lahan bisnis baru.

4. Hindari kata-kata yang mematahkan semangat
Abaikan orang-orang yang berkata “Itu tak akan berhasil” atau “Tak akan bisa berhasil kalau kamu melakukannya dengan cara itu”. Sesekali, menjauh dari anggapan yang menurunkan semangat dan aturan baku bisa membantu Anda untuk meraih kesuksesan. Perhatikan dan pelajari cara para pebisnis yang sukses di bidang mereka dengan pandangan yang kritis. Pelajari cara mereka bekerja dan program yang mereka lakukan. Ajukan pertanyaan-pertanyaan “bagaimana jika” di dalam pikiran Anda.

5. Eksplorasikan kelemahan kompetitor
Ambil pandangan kritis terhadap kompetisi Anda dari perspektif konsumen. Dengarkan baik-baik akan kebutuhan dan komplain dari konsumen prospektif saat melakukan telepon sales. Hal ini akan membantu mengidentifikasi kekurangan dan kelemahan kompetitor. Carilah cara untuk menutup kekurangan dari servis dan produk Anda sendiri, lalu perbaiki hal tersebut.

6. Isi kekosongan
Pusatkan pandangan Anda di area yang lupa ditutupi oleh kompetitor Anda. Pelajari bagaimana mengantisipasi area baru yang bisa Anda isi dengan servis atau bisa memposisikan bisnis Anda lebih cepat dari kompetitor Anda.

7. Tenar dengan dana minim
Pikirkan cara bagaimana agar lebih dikenal dengan dana seminim mungkin. Jangan terlalu menutup diri, jadilah kreatif, beranikan diri untuk makin dikenal banyak orang (tapi untuk alasan yang baik). Tukar ide dengan orang-orang terdekat Anda.

8. Percaya kemampuan diri
Bangun dan belajar untuk menggunakan kekuatan intuisi Anda. Dengarkan hati Anda. Akan ada saat-saat Anda harus memilih bermain aman atau justru bermain nekat untuk menghadapi tantangan bisnis. Orang-orang sekitar Anda juga memberi masukan yang beragam, sehingga yang bisa Anda percayai hanyalah diri dan hati Anda.

9. Jangan biarkan kesulitan atau kegagalan mengalahkan Anda
Jangan biarkan batasan yang diciptakan oleh orang lain atau keadaan yang menjepit membuat Anda lemah. Banyak wirausahawan yang menutup usaha mereka karena tidak percaya pada diri sendiri. Sebagai wirausahawan, Anda akan menghadapi masa-masa penuh stres yang akan menguji kepercayaan Anda. Ingatlah, bahwa alat untuk mengusir kegundahan itu adalah kegigihan dan daya lenting. Percayalah pada konsep bisnis Anda dan komitmen diri untuk melihat bisnis ini sukses.

10. Jangan berhenti berinovasi
Secara kontinu, carilah cara-cara baru untuk memperkenalkan produk-produk baru dan servis untuk konsumen langganan Anda dan pasar baru yang Anda temui. Berpuas diri adalah hal yang bisa membahayakan perusahaan Anda. Sesuaikan bisnis Anda dengan tren pasar. (

orang islam yang paling baik

Orang Islam yang Paling Baik

Seseorang bertanya kepada Rasulullah SAW : “Orang Islam manakah yang paling baik?”. Rasulullah SAW menjawab : “Orang yang kaum muslimin selamat dari lisan dan tangannya”.

(HR. Muslim)

baik kata dan dermawan

Baik Kata dan Dermawan

Rasulullah SAW bersabda : “Hendaknya engkau berkata baik dan banyak memberi makanan.”

(HR. Bukhari dan Hakim)

jangan saling membenci

Jangan Saling Membenci

Rasulullah SAW bersabda : “Janganlah kamu saling membenci, saling mendengki dan saling bermusuhan, tetapi jadilah kamu hamba-hamba Allah SWT yang bersaudara. Tidak halal seorang muslim mendiamkan (tidak menyapa) saudaranya lebih dari tiga hari.”

(HR. Muslim)